Skip to main content

Posts

Showing posts with the label My Story

Dua Kata yang Membuatku Semakin Ikhlas

Akhir-akhir ini, ada hal yang baru aku sadari. Sesuatu yang benar² aku lupakan. Hal yang semestinya aku jadikan pedoman, agar hidupku lebih bermakna. Satu hal itu adalah hal yang aku jalani saat ini. Saat aku mulai belajar mengikhlaskan kekecewaan itu, aku baru menyadari suatu hal. Dan yang aku pikirkan saat ini, kenapa aku baru sadar? Kenapa aku sekecewa itu, sampai aku membenci mereka? Dan, kenapa aku tidak memikirkan hal ini disaat aku sangat kecewa pada mereka? Saat kekecewaan itu datang, pikiranku buntu. Seperti tidak ada jalan keluar dari sana. Aku bingung, takut, dan marah disaat yang bersamaan. Aku, bisa dibilang kurang sabaran. Melihat begitu banyak mereka yang sudah berhasil di usia muda. Aku salah akan hal ini. Karena setiap orang ada masanya. Yang berlalu biarlah berlalu. Suatu hari, mereka akan merasakan hal yang sama sepertiku. Aku bangga pada diriku, karna aku sudah mengalami banyak hal di usiaku ini. Berbagai masalah yang datang tahun lalu, adalah anugerah bagi...

Merapi Park

Ada lagi salah satu tempat wisata baru yang wajib dikunjungi di kawasan Gunung Merapi, yaitu The World Landmarks Merapi Park . Tempat wisata ini terletak di Jalan Kaliurang, Pakembinangun, Pakem, Kabupaten Sleman . Di tempat wisata ini terdapat banyak replika tempat terkenal di dunia. Kita bebas berfoto disana seperti berada di tempat aslinya.

Cinta Sendiri

Menyukai seseorang yang tidak kita kenal dan tidak tau dimana dia. Apakah kalian ada yang pernah merasakan hal yang sama ?

Apa judul pos nya ?

Selamat siang, semua. Aku ada uneg² yang dari dulu ingin aku keluarkan. Aku tidak mengeluh, hanya ingin cari solusi. Mungkin juga ada yang bersedia mengajariku. Dari waktu SD dulu.. Bukan. Mungkin dari aku kecil. Aku tidak pernah dilatih untuk bersosialisasi oleh orang tuaku. Semenjak sekolah pun, aku tidak pernah bisa bersosialisasi dengan baik. Apalagi, akhir² ini. Bahkan kalau dihitung, temanku semakin berkurang. Mungkin karna aku jarang berkomunikasi dengan mereka. Dan satu lagi, ketika ada acara reuni atau yang lain, aku tidak pernah ikut. Itu masalahku. Karna apa ? 

Cinta Pertama

Cinta pertama, Yang mengajarkanku arti kesabaran Cinta pertama, Yang membuatku merasakan patah hati untuk pertama kalinya Cinta pertama, Yang membuatku takut untuk jatuh cinta lagi Cinta pertama, Yang mengingatkanku untuk selalu menunggu

Pertemuan Singkatlah yang Selalu Membekas (bagian 4)

................. "Ini pak, BPKB nya. Dan ini surat pengantar kelurahannya." Polisi itu menerima berkas yang Raiya sodorkan. Dia mencatat nama Raiya di sebuah buku. Buku itu besar, seperti buku untuk mencatat nomor surat yang ada di sekolahnya. Mungkin fungsinya hampir sama. Bedanya, semua data dirinya dimasukkan.  Pak polisi yang terlihat menakutkan yang ada di belakang bertanya pada Raiya. "Rumahnya mana, mbak ?" "Sorosari, pak." "Ooo." Pak polisi itu hanya menjawab singkat. Polisi yang ada di depan Raiya, sebut saja Pak Ferdi, mulai bertanya padanya sambil mencatat. "Pekerjaannya apa ?"

Pertemuan Singkatlah yang Selalu Membekas (bagian 3)

..................... Hari berikutnya, Raiya terpaksa tidak berangkat ke sekolah. Ia berpamitan kepada teman-teman guru, ia tidak hadir karena ada urusan penting. Ia tak menceritakan apa yang terjadi padanya. Namun ia tetap memakai seragam gurunya. Sekitar pukul 9, Raiya pergi ke kantor kelurahan yang terletak di dekat sekolahnya dulu. Ia sudah mempersiapkan semua dokumen yang akan digunakan. Dari BPKB dan Kartu Keluarga untuk membuat surat pengantar. Awal kali ia masuk ke kelurahan, ia merasa kecewa dengan pelayanan di kelurahannya. Ya menurutnya, lurah di desanya sangat sombong. Mungkin karena merasa punya jabatan di desanya. Mungkin juga lurah itu merasa kalau dia hebat, seusianya sudah bisa menjabat di kelurahan. "Pak, mau minta surat pengantar."  Sibuk dengan ponselnya, tak menggubris Raiya. Di sebelahnya, seorang bapak yang lebih tua dari lurah itu sedang sibuk dengan pekerjaannya. Beberapa menit kemudian, ia baru menjawab, "Ya, sama Pak Slamet itu."...

Pertemuan Singkatlah yang Selalu Membekas (bagian 2)

Ia masih bingung dan memberanikan bertanya kepada salah satu polisi. Kebetulan sedang ada ibu-ibu mengurus entah apa. Raiya berdiri menunggu polisi itu selesai. Tiba-tiba polisi yang duduk di bangku panjang bertanya. "Kenapa, mbak ?" "Mau minta surat laporan kehilangan, pak." "Kehilangan apa ?" "Surat-surat. STNK, SIM, KTP, Kartu ATM, pak." "Sudah bawa BPKB belum?"

Pertemuan Singkatlah yang Selalu Membekas (bagian 1)

Berawal dari kejadian yg tak pernah diduga. Raiya gadis yang selalu mencoba bersemangat di setiap waktunya. Ia seorang tenaga administrasi honorer di sebuah sekolah negeri di kotanya. Selain menjadi tenaga admin, ia juga menjadi guru privat di sebuah bimbel. Hari itu, sepulang sekolah Raiya akan langsung menuju rumah murid lesnya. Karena waktu sholat sudah hampir habis, ia terpaksa mencari mushola atau pun masjid. Biasanya masjid yang ia cari. Tapi karena yang terdekat adalah mushola di sebuah pom bensin, ia memutuskan untuk beribadah disana. Namun, kejadian yang tak pernah ia duga terjadi...

Masalah sosialku

Hai, selamat sore. Bulan ini sering posting, bagus lah. Lagi banyak curhat. Pusing kalau nggak ada yg diajak cerita. Boleh aku cerita tentang diriku. Yah, aku sendiri. Aku berusaha mencari kekuranganku. Banyak sekali. Sampai aku bingung bagaimana cara memperbaikinya. Mungkin bagi yg sudah mengenalku, kalian tau, aku orang yg pendiam. Apalagi di tempat umum. Dan aku paling takut bertemu dengan banyak orang, terutama orang yg belum aku kenal dan orang yg lebih tua dariku. Ada satu lagi, entah, kenapa. Setiap aku bertemu dengan orang yg sudah aku kenal tapi tidak terlalu dekat, aku masih merasa takut. Benar-benar takut. Entah itu mungkin karna aku kurang percaya diri, atau memang aku yg pemalu. Dan bahkan sering salah tingkah di depan mereka. Jadi ya, akhirnya aku tak punya banyak teman. Aku lebih sering di rumah. Sebenarnya sudah sejak lama aku punya masalah sosial. Aku bingung bagaimana cara memperbaikinya. Adakah yg bernasib sama sepertiku? Apa kalian sudah memperbaikinya? Sebenarny...

Cerita Bulan Lalu

Waktu semakin cepat berlalu. *kok aku jadi lebay gini ya 😥 . Dia bukan siapa" ku. Kenal? Ketemu juga cuma sebentar. . Beberapa hari yg lalu, menebak" itu kamu atau bukan ? Yg selama ini aku merasa kalau itu mustahil. Karena bukan pekerjaan bagianmu. . Tapi.... Itu seperti dirimu. Sampai beberapa kali kamu disitu. Namu..un, 1 minggu yg lalu terakhir kalinya kamu berdiri disana. Sampai sekarang kamu tak terlihat. . Aah, mungkin selama ini hanya perasaanku saja. 2 minggu yg lalu, 1 kali itu aku melihatmu dari jarak yg dekat. Tapi kamu sama sekali tak melihat ke arahku. 😥 . Kecewa memang, tapi tetap aja senang. Karena sampai berhari" kamu disitu. . Terpikir dibenakku, kalau mungkin saja gantian tiap minggu tugasnya. Jadi minggu ini kamu, minggu besok yg lainnya. Tapi.. Banyak juga alasan lain yg menggangguku. . Sebenarnya aku sudah mulai berusaha melupakanmu. Tiba" saja kamu muncul? . Masih terus merasa, mungkin itu hanya perasa...

Pendapatmu dan Pendapatku itu Berbeda

Selamat bermalam tahun baru 2017, kawan. Yups, dipenghujung tahun ini ada yg ingin aku ungkapkan. . Tentang pendapat kita dan pendapat orang lain. Pasti kita punya pendapat yg berbeda satu sama lain bukan ? Entah itu cita-cita, karir, planning, pendamping hidup, dan masih banyak lagi. Seharusnya dari perbedaan itu, kita saling menghargai satu sama lain. Sesuai dengan hati kita masing-masing, tanpa adanya paksaan dari orang lain. . Masalah cita-cita, tiap orang juga berbeda. Aku merasa punya cita-cita tinggi yg ingin kugapai, karena umurku jg masih 22 th. Jadi yg menentukan juga diriku sendiri. Dan yg lain nggak usah ikut campur. . Masalah karir juga berbeda, itu masih ada hubungannya dengan cita-citaku. . Masalah planning hidupku masih panjang untuk beberapa tahun ke depan. Aku merasa masih punya tanggung jawab, adikku mau dikemanakan kalau aku nuruti kata orang. Jalan adikku jg masih panjang. . Masalah pendamping hidup juga. Pendapatmu dan pendapatku berbeda. Aku juga masih...

Gadis Bodoh yang Mudah Tersepona dengan Seorang...

Hai, lama tak posting. Langsung to the point aja ya. . Sebenarnya pengen nulis cerita ini dari awal sampai akhir. Tapi ya, karna ada teman yg suka kepoin blogku daaa..an, lebih baik enggak deh 😪😏 . Sekitar 21 hari yg lalu, kira-kira seperti itu. Mau yg baca mudeng apa enggak, yg penting aku bisa keluarin uneg-unegku. Hehe. Daripada bicara sendiri kayak orang gila, mending ku tumpahkan disini. Begini ceritanya, dengan sedikit basa basi 😂 . Profesi, ya itulah. Dari suatu profesi, pasti ada banyak orang yg punya sifat dan sikap berbeda-beda. Nah, profesi ini (tidak aku sebutkan, coba aja  tebak), dari beberapa orang yg aku temui waktu itu, atau yg pernah aku temui, apalagi yg sudah tua. Mereka sangar-sangar dan tak ramah. Aku minta tolong, dikasih solusi, tapi ya nggak puas aja dengan pelayanannya. Entah mungkin karena mereka merasa hebat, bangga, atau apalah itu, menurutku 😅 . Tapi, ada yg beda waktu itu 😍 Saat aku men...

Aku Bahagia Bersama Kalian

Waktu begitu cepat berlalu. Empat tahun sudah aku bersama mereka. Meskipun ada perbedaan umur yang mencolok. Tapi mereka yang mengajarkanku arti kehidupan. Aku bahagia bersama mereka.. Ketika hidup itu harus memilih. Memilih yang mana yang harus dilalui. Ingin hidup seperti apa. Dulu aku tak punya rencana apapun dalam hidup. Entah.. Orang tuaku tidak ada yang mengajarkanku arti kehidupan. Egois. Yaah... Mungkin bisa dibilang seperti itu. Tapi entah, setelah aku bergabung bersama mereka, aku menemukan arti kehidupanku yang pasti.

Target Terpenuhi, tapi..

Hai.. Lama tak jumpa.. Sebelumnya, Selamat menunaikan ibadah puasa :) #telat To the point aja ya.. Hmm.. Dalam hidup, pasti kalian punya target. Begitu juga denganku. Lebaran ini dan bulan selanjutnya, aku punya beberapa target. Kebanyakan targetku adalah membeli barang yang aku inginkan. Untuk lebaran, ada banyak sekali target yg harus aku dapatkan. Terkadang, tidak semua target bisa dicapai. Ada juga target yg seharusnya dicapai di bulan selanjutnya, tapi tercapai di bulan ini. Dan itu sedang aku alami. Rasanya campur aduk, antara senang dan kecewa. Aku punya keinginan membeli rak buku. Aku targetkan bulan selanjutnya untuk membelinya. Tapi, saat ibuku ke pasar, beliau menghubungiku. Ibu melihat ada rak buku yg bagus. Karena aku pernah bilang ke ibu masalah keinginanku membeli rak buku. Katanya bagus. Aku agak ragu, tapi akhirnya setuju karena harganya juga lebih murah. Akhirnya, jeng...jeng.. Ini dia rak bukuku. Aku senang sekali, karena semua bukuku masuk di dalamnya. Lumayan...

Kehidupan

Mereka semua yang tak mengerti susahnya hidupku. Apa hidup ini hanya untuk uang ?  Kenapa hidup ini hanya untuk uang ?  Kenapa aku merasa mereka hanya membutuhkan uang ?  Kenapa harus uang ? Aku, menyadari semua ini. Dari dulu sampai saat ini, aku merasa persahabatan itu ditunjukkan dengan uang. Mereka yang sering tertawa bersama, mereka menghabiskan waktu bersama dengan uang. Dan memang benar, saat ini ketika aku bisa mencari uang sendiri, ketika aku punya uangku sendiri, aku bisa berteman dengan banyak orang. Tapi jika semua terpaksa, aku rasa tidak ada gunanya.

Masalahku

Keterampilan menulis, makul ku hari ini. Sekarang aku sedang menulis, tetapi aku tak tau benar atau salah. Karena masih pertemuan pertama, dosenku ini banyak bercerita. Kelasku hanya mempunyai sedikit mahasiswa. Dan modul yang sudah disiapkan, ketika hanya ada 6 modul dan 13 kegiatan belajar, 1 mahasiswa mendapatkan 1 kb. Dengan sistem role play Mahasiswa menjadi dosen. Apa yang harus aku lakukan sekarang ?

Semangat Kerja

Yaah, sudah beberapa bulan ini aku ikut di bimbel. Dan mulailah pekerjaanku mengajar privat di rumah-rumah. Baru 2 bulan ini jadwalku padat. Bahkan ada hari sampai jam 8 malam. Tapi, aku senang..  Semua teman-temanku memberiku semangat. Bahkan, ibuku yang awalnya tidak setuju, sekarang mulai setuju. Hmm.. Banyak hal positif yang aku dapatkan.

Hanya Singgah

Hari ini, setelah beberapa waktu yang lalu, aku kembali menulis blog ini. Orang yang selama ini aku tunggu, mungkin aku tak tau kabarnya, apa yg sedang dia lakukan. Aku sudah tak terlalu berharap. Semenjak ada seseorang yang mulai singgah. Bisa dihitung dengan jari, aku dekat dengannya. Belum jadi apa-apanya juga, hanya dekat. Awalnya dia yang mendekatiku. Aku memang sedikit cuek. Tapi lama-lama aku suka. Aku mulai memperhatikannya. Tapi kenapa saat aku mulai memperhatikannya, lambat laun dia menjauh. Entah kenapa. Aku takut. Aku sangat takut. Aku takut aku melakukan sesuatu yang salah. Mungkin bahasaku atau yang lain. Atau mungkinkah dia sudah punya gebetan lain. Atau balikan lagi dengan mantannya ? Aku tak mengerti. Aku bingung. Dan sekarang aku hanya bisa diam, membisu. Aku off kan bbm, line, wa, dan yang lainnya. Mungkin hanya fb yang kadang2 aktif. Karna kupikir, ini lebih baik. Semoga negatif thinking ku ini salah. Semoga akan ada keajaiban yang lain menungguku.

Dreams

Eemm, entah mungkin karena hp baru, tiap hari jadi posting 😁 Impianku sedikit demi sedikit akan terwujud. Aku yakin itu, Allah pasti mengabulkannya. Salah satu impian besarku yang baru-baru ini aku tulis adalah kuliah. Yah, saat ini aku masih menempuh jenjang pendidikan S1 PGSD. Dan masih semester 5. Jujur, aku jadi memimpikannya karena awalnya aku sedikit iri dengan tetanggaku yang bisa sekolah di negeri Sakura, Jepang. Kelihatan menarik, bisa sampai sana. Apalagi aku juga penggemar berat Detective Conan, haha. Jadi pengen sampai Jepang. Kebetulan di grup WA ada yang bahas tentang pendidikan. Salah satu teman grup ada yang memberiku saran, melanjutkan pendidikan S2 ke Jepang, katanya ada beasiswanya. Aku jadi tertarik dan mencoba untuk mencarinya di mbah google. Ternyata memang ada, dan syaratnya pun mudah. Aku hanya tinggal menunggu sampai lulus S1, baru aku akan mencobanya. Lalu, aku coba menuliskannya ke dalam buku impianku. Aku berharap, Tuhan mendengar dan menga...